Arkeolog Temukan Situs Sejarah Terendam Laut di Aceh Besar

bpcbdedy
Pendataan tembikar hasil Temuan di BPCB Aceh Besar (Foto: Mizuar/MAPESA)

Tim  Peneliti Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Aceh Besar bersama Arkeolog Dedy Satria menemukan sejumlah nisan dan kompleks pemukiman kuno di Gampoeng Lam Pageu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, yang sudah terendam air laut,  Rabu (6/11/2013).

Arkeolog Aceh Dedy Satria yang dihubungi Misykah.com  menyebutkan, ada 16 nisan yang ditemukan di lokasi itu. “Dua di antaranya bertipologi plak-pleng, dan sisanya berasal dari era Aceh Darussalam,” ujar Dedy Satria.

Selain nisan juga ditemukan sejumlah tembikar. Di antaranya, ada yang berasal dari zaman Song dan Yuan, dan merupakan tembikar tertua yang ditemukan.  “Kami harus menunggu pasang surut laut untuk bisa menemukan tembikar-tembikar tersebut,” tutur Dedy.

Dari penelitian yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir ini, BPCB Aceh Besar sudah dapat memperkirakan bahwa lokasi situs sudah dihuni sejak abad ke-13 M. “Penelitian yang masih berjalan ini, nantinya kita harap dapat memberikan data-data sejarah yang lebih mengejutkan tentang masa lalu negeri ini,” pungkas Dedy Satria. (S_syd)