Santriwati Langsa Kunjungi Situs Kerajaan Samudra Pasai

Ramlan Yunus sedang memandu peziarah yang terdiri dari santriwati MUQ Langsa
Ramlan Yunus sedang memandu peziarah yang terdiri dari santriwati MUQ Langsa

SEBANYAK 50 santriwati Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ), Langsa, berkunjung ke kompleks Kesultanan Samudra Pasai, Selasa (10/12/2013). Mereka berziarah ke makam Al-Malik Ash-Shalih di Gampong Beuringen dan makam Sulthanah Nahrasyiah di Gampong Kuta Krueng, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.

“Kami tiba di kompleks makam Al-Malik Ash-Shalih pukul 14.30 WIB. Sebelum masuk ke pekarangan makam, kami menunaikan Shalat Dzuhur di mushalla setempat,” kata Ustadz Muhibbuddin, ketua rombongan kepada misykah.com

Didampingi Teungku Yakub, juru pelihara situs, mereka membacakan surah Al-Fatihah serta Al-Ikhlas. “Untuk do’a, kami kirimkan kepada para Sulthan Samudra Pasai beserta para keturunannya di masa lampau,” ujar Muhibbuddin seraya melihat-lihat pekarangan kompleks.

Setelah berada di kompleks makam Al-Malik Ash-Shalih sekira satu jam, rombongan melanjutkan ziarah ke kompleks makam Sulthanah Nahrasyiah. Jarak dua makam tersebut kurang lebih 1 kilometer.

Santriwati yang rata-rata berusia 16 tahun dengan khidmat mendengarkan pemaparan sejarah dari Ramlan Yunus, pemandu pada komplek makam Sulthanah Nahrasyiah. Ramlan Yunus menerangkan asal usul penamaan Samudra Pasai dan sekilas tentang tokoh-tokoh yang dimakamkan disitu.

“Samudra berasal dari kata “Syummutrah” sebagaimana tersebut dalam surat Sulthan Zainal ‘Abidin (V) kepada  wakil Raja Portugis di Goa (India-red) pada abad ke 16 masehi yang tersimpan di Museum Lisabon, Portugal,” ujar Ramlan Yunus yang juga asisten peneliti pada CISAH.

Ketika santriwati menanyakan tentang desas-desus kisah Raja Bakoy, Ramlan Yunus dengan jelas mengatakan bahwa cerita tersebut sampai saat ini belum ditemukan versi yang sebenarnya. “Ah, itu cuma cerita tutur yang barangkali sengaja diciptakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Ramlan. (Mawardi Ismail, Sukarna Putra).