Situs Sejarah Digusur untuk Perumahan PNS?

jeulikat
Sukarna Putra memeperlihatkan tembikar yang ditemukan disekitar pengerukan lahan di gampoeng jeulikat kota lhokseumawe (foto: safar/ CISAH)

LHOKSEUMAWE – Salah satu kompleks situs sejarah di Gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, telah digusur dengan alat berat milik rekanan yang akan membangun perumahan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lokasi tersebut.

“Menurut penjelasan pengawas proyek perumahan itu, Munir, saat kami temui di lokasi itu kemarin sore, pengerukan lahan sudah berjalan 12 hari dengan luas sekitar 2 hektar dari rencana pembukaan lahan seluas 10 hektar,” kata Sukarna, Wakil Ketua Central Information for Samudra Pasai Heritage (CISAH) kepada Misykah.com, Selasa malam (12/11/2013).

Menurut dia, tim CISAH melakukan ekspedisi lanjutan ke situs Jeulikat untuk memperoleh informasi tambahan tentang kawasan tinggalan sejarah Samudra Pasai. Di sana, kata Sukarna Putra, pihaknya menemukan kompleks makam kuno telah digusur. Selain batu-batu nisan makam kuno yang berserakan dan tertimbun tanah akibat pengerukan, di sana juga banyak ditemukan pecahan tembikar-tembikar.

“Selain nisan, juga ditemukan serpihan dari sisa pahatan batu nisan, kita menduga lokasi itu bekas kawasan tempat tinggal para pemahat batu nisan pada zaman Samudra Pasai,” ujar Sukarna Putra.(SYD)