Tokoh Islam Papua: Dakwah Kami Diilhami dari Ulama Samudra Pasai

ulama papua
M. Zaaf Fadzlan Rabbani Al-Garamatan berceramah pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, Kamis (20/2/14) di halaman parkir Balai Kota Banda Aceh. (Foto: Suryadi KTB)

TOKOH Islam dari Papua, M. Zaaf Fadzlan Rabbani Al-Garamatan atau yang kerap disapa Ustadz Fadzlan Garamatan, menyatakan bahwa umat Islam di wilayah yang berbatasan dengan negara Papua New Guinea tersebut memakai cara dakwah Samudra Pasai.

“Kami terilhami dari ulama-ulama Samudra Pasai. Dari sinilah kami mengenal Islam yang dibawa ulama Aceh pada kurun waktu sekitar 1014 tahun yang lalu,” Ujar Ustadz Fadzlan Garamatan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirayakan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, Kamis (20/2/14) di halaman parkir Balai Kota Banda Aceh.

Fadzlan mengisahkan tentang perjuangan beratnya mengajak penduduk pedalaman Papua untuk memeluk agama Islam dengan bermodalkan sabun mandi dan pakaian layak pakai. Kata dia, saat ini lebih dari 221 suku di Papua telah disyahadatkan dan 900 mesjid telah tersebar di Papua dan 1400 anak asli Papua telah disekolahkan dengan gratis.

“Kami bercita-cita ingin mendengar suara adzan berkumandang di seluruh Papua. Kini di hutan belantara Papua mulai terdengar suara Azan. Alangkah indahnya mendengar adzan dikumandangkan oleh anak Wamena yang tidak pernah mengenal Islam sebelumnya. Kini azan saling sahut-menyahut hingga ke Aceh,” papar Fadzlan.

Fadzlan yang juga inisiator dan pengurus Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) mengaku sedikit risih memberikan ceramah di Bumi Serambi Mekkah, tanahnya para ulama.

“Dari sinilah pertama kali berkembangnya Islam di Asia Tenggara, kami baru saja mengenalnya. Apabila Islam di Indonesia itu diibaratkan sebagai sebuah kapal, yang jadi kaptennya adalah Samudra Pasai, kalau kini Banda Aceh sebagai pusat Aceh, dan yang memegang kemudinya adalah Papua,” Lanjut fadzlan

Fadzlan meyakini, apabila Islam menemuai kejayaannya di Papua, maka akan semakin mudah mewujudkan kejayaan Islam di seluruh Indonesia.

“Terimakasih kepada Aceh karena berkat ulama Samudra Pasai yang kini masuk wilayah Aceh, semakin banyak rakyat Papua yang memeluk Islam. Saya, atas nama rakyat Papua meminta Aceh mau membantu dan membimbing kami di Papua untuk meraih kejayaan Islam,” pinta ustadz yang telah mengislamkan ratusan ribu penduduk Papua ini.[]

Sumber : Peradabandunia